Memetakan objek dan pemegang hak
Mulai dari objek yang dipersoalkan: merek, logo, karya tulis, desain, atau konten lain. Catat siapa yang tercatat sebagai pemilik, siapa yang memakainya, dan sejak kapan.
Sertifikat pendaftaran atau bukti permohonan ke DJKI membantu memetakan posisi para pihak. Bila hak belum terdaftar, riwayat pemakaian tetap perlu didokumentasikan.
Jalur administrasi dan jalur sengketa
Persoalan administratif seperti permohonan, sanggahan, atau tanggapan pemeriksaan berjalan melalui DJKI. Sengketa atas hak yang sudah terdaftar umumnya diperiksa melalui jalur peradilan niaga.
Pilihan jalur bergantung pada pokok persoalan dan posisi Anda, baik sebagai pemegang hak maupun pihak yang dituduh melanggar. Konfirmasikan tahap persoalan sebelum menentukan langkah.
Dugaan pelanggaran dan bukti
Dugaan pelanggaran memerlukan bukti yang rinci: contoh objek yang dipersoalkan, waktu pemakaian, kanal peredaran, dan korespondensi yang sudah berjalan.
Sebelum menyampaikan surat resmi atau tuntutan, isi dan cara penyampaiannya perlu dibahas bersama advokat. Untuk perselisihan kontrak atau mitra usaha yang berkaitan, lihat layanan hukum perusahaan.
Pertanyaan umum
Apakah merek harus terdaftar untuk dapat bertindak?
Pendaftaran memperjelas posisi, tetapi keadaan di lapangan tetap perlu diperiksa. Sampaikan status pendaftaran dan bukti pemakaian untuk penilaian awal.
Pengadilan mana yang menangani sengketa merek?
Sengketa merek dan hak cipta umumnya menjadi kewenangan peradilan niaga. Pengadilan yang tepat tetap perlu dikonfirmasikan berdasarkan objek dan kedudukan para pihak.
Dokumen apa yang perlu disiapkan?
Sertifikat atau bukti permohonan, bukti pemakaian, contoh objek yang dipersoalkan, serta surat dan korespondensi yang berkaitan.
Bagaimana biaya konsultasi ditentukan?
Sampaikan topik melalui WhatsApp untuk menanyakan jadwal. Biaya dan ruang lingkup dibicarakan langsung dengan kantor.
Kenali Joenus Koerniawan atau tanyakan jadwal konsultasi sebelum mengirim dokumen perkara.